Scroll to Top

Kimi Raikonen Tidak Terkesan Dengan DRS

By Rheza Fadhlillah / Published on Thursday, 09 Feb 2012

Kimi Raikkonen 2012 Lotus Renault GP

Keputusan Kimi Raikonen untuk kembali berkarir di kejuaraan single seater Formula Satu menuntut pembalap asal finlandia tersebut agar dapat cepat beradaptasi terhadap segala aspek di era balap yang kabarnya merupakan era modern Formula Satu.

Salah satunya adalah beradaptasi dengan penggunaan teknologi KERS dan DRS yang menjadi idola baru dalam beberapa musim terakhir ini. DRS sendiri diperkenalkan pertama kali pada musim 2011 lalu.

Tujuan dari diterapkannya DRS adalah agar overtaking lebih sering terjadi sehingga membuat balapan semakin seru seperti layaknya balap MotoGP yang sarat dengan aksi saling salip. Akan tetapi dalam debutnya di musim lalu, DRS menuai beberapa sikap kontra.

Salah satunya adalah pendapat pembalap veteran Jaques Villeneuve pada bulan Juli lalu yang mengaku mulai bosan menonton Formula Satu karena kehadiran DRS. Teknologi tersebut membuat overtaking menjadi sangat mudah dan tidak berseni.

Raikonen pun tampaknya berpendapat sama dengan Villeneuve. Berbicara kepada Auto Motor und Sport, Raikonen mengatakan bahwa penggunaan DRS merupakan sesuatu yang konyol.

“Tahun lalu saya melihat beberapa balapan di TV. Cara sayap DRS berkerja menurutku sedikit konyol. Overtaking bukan lagi suatu seni yang hebat.”

“Anda hanya perlu menggerakkan sayap dan anda dapat menyusul dengan mudah. Pembalap di depan tidak bisa benar-benar bertahan. Namun saya akui bahwa setidaknya ini membuat pertunjukan menjadi lebih baik.”

Raikonen saat ini tergabung ke dalam tim Lotus Renault GP yang merupakan transformasi dari Renault GP pada tahun lalu. Mengendarai Renault E20, Raikonen diharapkan mampu membawa LRGP bersaing di barisan terdepan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda