Scroll to Top

Presiden Real Madrid Takut Barcelona Menang di Final Copa del Rey?

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 10 Feb 2012

Salah satu orang paling bahagia di dunia pada tanggal 28 April 2010 adalah Florentino Perez. Presiden Real Madrid turut lega kala Internazionale yang kala itu dibawa Jose Mourinho, sukses menikam Barcelona di semifinal.

florentino Perez

Dengan demikian, final Liga Champions 2010 yang digelar di Santiago Bernabeu, tidak “ternodai” oleh kehadiran pasukan Catalan. Pada akhirnya,  dalam final tersebut, Internazionale menggulung Bayern Muenchen 2-0 dan Jose Mourinho jatuh hati pada atmosfer Santiago Bernabeu.

Sekelumit kisah inilah yang kini tengah diangkat kembali oleh media-media Spanyol yang pro Barcelona. Baik Sport maupun Mundo Deportivo melepaskan isu bahwa Florentino Perez tengah “berpolitik” berkaitan dengan final Copa del Rey.

Sejauh ini, Real Madrid menggunakan dua alasan menolak final Copa del Rey diadakan di Santiago Bernabeu. Pertama, karena mereka tidak ingin pesta perayaan juara Liga Champions (jika Real Madrid juara) bertabrakan dengan perhelatan final Copa del Rey (jika Barcelona tidak lolos ke final). Kedua, karena ada renovasi di Bernabeu.

Namun, alasan tersebut, terutama yang kedua, dianggap sebagai alasan asal-asalan oleh para pendukung Barcelona. Dari survey Mundo Deportivo misalnya, 94% responden menganggap Florentino Perez takut kalau Barcelona akan merayakan gelar juara Copa del Rey di stadion kebanggaan Madridistas. Kebetulan, di era Pep Guardiola, Santiago Bernabeu begitu bersahabat dengan El Barca.

Harian Sport juga mengirimkan pesan serupa bagi Florentino Perez. Sang presiden yang belakangan melakukan segala macam cara untuk menghentikan dominasi Barcelona di kompetisi domestik dan Eropa —termasuk dengan memboyong CR7 dan Jose Mourinho— dianggap tidak suka kalau stadionnya dipakai untuk pesta.

Sport mengibaratkan Florentino Perez menganggap Barcelona bagaikan tetangga yang tidak tahan menyelinap ke dapurnya dan memamerkan jam tangan mahal.

Hingga saat ini, Real Madrid memang masih bertahan dengan keputusan mereka tidak memberikan Santiago Bernabeu sebagai tempat partai final Copa del Rey digelar.

Beredar gosip, bahwa Florentino Perez tengah berupaya melakukan balas dendam.

Tahun 2004, Real Madrid berhadapan dengan Real Zaragoza di partai puncak Piala Raja. Mereka melakoni partai tersebut di Estadi Olímpic Lluís Companys, Barcelona, Katalonia. Stadion ini dahulu merupakan stadion Espanyol. Konon, alasan final digelar di sana adalah keengganan Barcelona jika Real Madrid memakai Camp Nou sebagai ajang berpesta.

Gosip ini sudah dibantah oleh wakil presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu. Katanya, “(Gosip Barcelona menolak laga final di Camp Nou) tidak benar. Seseorang dari Federasi Spanyol sudah menyangkal hal ini. Laga digelar di Estadi Olímpic Lluís Companys karena alasan lain.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda