Scroll to Top

Garam Bisa Bikin Efek Kecanduan

By Ilham Choirul / Published on Saturday, 11 Feb 2012

garam

Penggemar makanan yang cenderung asin sebaiknya berhati-hati. Makanan yang biasanya cukup erat pada menu yang berasa gurih ini ternyata mampu membuat penikmatnya mengalami ketagihan. Para ahli mengatakan, efeknya seperti candu layaknya mengonsumsi narkoba atau merokok.

Hasil ini menjadi kesimpulan pada penelitian yang dilakukan peneliti Australia dan Amerika. Pada percobaan melalui tikus yang dikondisikan diet garam, mereka memiliki rasa membutuhkan terhadap keberadaan garam. Mereka tidak diberikan unsur garam selama tiga hari, dan lantas dimasukkan setetes garam untuk dikonsumsi.

Ternyata, sel dalam otak tikus menyetimulasi terbentuknya protein yang membuat efek sakau terhadap garam. Peneliti mengatakan hal yang sama juga terjadi pada orang yang kecanduan berbagai obat terlarang. Inilah yang kemudian banyak orang yang beberapa waktu tidak mengonsumsi makanan asin, seketika merasa begitu lezat memakan menu yang asin.

“Dalam studi kami menunjukkan bahwa salah satu naluri klasik, yaitu rasa lapar pada garam, telah menyediakan pengorganisasian saraf yang mendukung kecanduan seperti opium dan kokain,” kata Prof Derek Denton, dari University of Melbourne, seperti dikutip DailyMail.

Sementara itu, dirilis Times of India, kecanduan garam dipicu oleh aktivitas gen yang sama, sel-sel otak, dan koneksi otak. Setelah pemberian garam pada mereka yang diet garam, rasa puas akan terjadi hanya dalam 10 menit. Hanya saja, hati-hati, semakin tinggi kadar garam dalam tubuh bisa menyebabkan terjadinya kenaikan tekanan darah dan memicu masalah jantung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda