Scroll to Top

China Berhenti Jualan iPad Perkara Sengketa Merek Dagang

By angelberta / Published on Wednesday, 15 Feb 2012

China Berhenti Jualan iPad Perkara Sengketa Merek Dagang

Pemerintah setempat di sebuah kota China bagian utara telah menggaruk para pengecer yang menjual iPad karena perselisihan merek dagang masalah komputer tablet.

Menurut New York Times, laporan berita mengatakan bahwa ada sekitar 45 iPad yang telah disita dari outlet di Shijiazhuang, sekitar 265 kilometer barat daya Beijing.

Laporan tentang layanan microblogging China, Sina Weibo, mengatakan bahwa para pengecer iPad lainnya telah disingkirkan dari pasaran, meskipun ada beberapa yang menjual secara sembunyi-sembunyi di toko mereka.

The State Administration for Industry and Commerce (Administrasi Negara Industri dan Perdagangan) di Xinhua Shijiazhuang, sebuah kota menengah di provinsi tetangga Beijing, akan membersihkan semua iPad dari rak-rak para pengecer lokal.

“Penjualan harus berhenti, karena kepemilikan merek tersebut masih diperdebatkan,” kata pejabat Administrasi Negara Industri dan Perdagangan itu.

Menurut keputusan pihak yang berkuasa, penyitaan dilakukan pada bulan Desember ketika pengadilan di Shenzhen menolak anggapan bahwa Apple memiliki nama merek iPad di China.

Sesuai dengan pengajuan peringatan kepada General Administration of Customs in China (Administrasi Umum Bea Cukai China), perusahaan Apple memberitahukan bahwa mereka dapat berusaha untuk memblokir ekspor iPad.

Tindakan keras datang saat menanggapi keluhan dari Proview Teknologi (Shenzhen), sebuah perusahaan elektronik milik Taiwan di China selatan, yang mendaftarkan merek iPad di China lebih dari satu dekade lalu dan sekarang terlibat dalam pertarungan hukum yang panjang dengan Apple yang berada di atas levelnya.

Proview Elektronik (Taiwan), sebuah perusahaan afiliasi dari Hong Kong, merupakan perusahaan yang pertama kali mendaftarkan merek dagang di beberapa pasaran lainnya termasuk Uni Eropa dan beberapa negara Asia sebelum tahun 2004.

Proview Taiwan menjual merek dagangnya ke Apple pada tahun 2006. Hanya saja setelah Apple mulai menjual iPad di China tidak menyadari bahwa itu Proview Shenzhen yang memiliki klaim untuk merek dagang di sana.

Pemerintah China dituduh mengabaikan hukum paten yang disebut pencurian merek dagang dan kreasi lain seperti film Hollywood dan software komputer.

Bagaimanapun juga hukum di China sendiri menganggap bahwa kekayaan intelektual sangat memungkinkan pemerintah untuk melarang penjualan di seluruh dunia dari setiap produk yang dibuat China bila ditemukan melanggar hak paten merek dagang.

Namun telanjur sudah, kenyataan mengatakan bahwa puluhan juta iPad telah diproduksi oleh pabrik di Chengdu dan Shenzhen sejak komputer model tablet diperkenalkan pada April 2010.

Beberapa ahli menyebut bahwa tidak mungkin kalau pemerintah China akan menutup ekspor dari perusahaan besar multinasional. Juru bicara Apple di Beijing tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda