Scroll to Top

Bursa Ketua Umum PSSI Versi KPSI Resmi Diikuti 19 Calon

By Aditya / Published on Friday, 17 Feb 2012

KPSI

Meskipun tidak diakui oleh PSSI, AFC, maupun FIFA, dan tidak mendapat dukungan dari pemerintah, KPSI tetap akan menggelar KLB PSSI pada 21 Maret 2012 nanti. KLB akan dijadikan sebagai forum pemilihan Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan Komite Eksekutif (Exco) PSSI versi KPSI.

Setelah pendaftaran ditutup pada 15 Februari 2012, tercatat ada 19 orang yang telah mengembalikan formulir untuk bersaing memperebutkan posisi Ketua Umum PSSI versi KPSI. Sebanyak 19 nama juga telah masuk sebagai kandidat calon Wakil Ketua Umum PSSI. Sedangkan untuk posisi Exco, nama yang masuk ada 44 orang.

Jumlah tersebut mengindikasikan bahwa posisi pengurus PSSI ternyata cukup menggiurkan bagi banyak kalangan meskipun kondisi induk sepakbola Indonesia dan persepakbolaan nasional pada umumnya saat ini sedang mengalami kekacauan yang sepertinya teramat sukar untuk diselesaikan.

Dari sekian banyak nama yang ingin menjajal peruntungan dengan bertarung demi menjadi pengurus PSSI versi KPSI, tidak ada nama Dahlan Iskan, Agum Gumelar, maupun Adhyaksa Daud yang sebenarnya diharapkan untuk turut mencalonkan diri. Yang nongol justru nama-nama lama semacam Kadir Halid, La Nyalla M. Mattalitti, Rahim Soekasah, Tonny Aprillani, Subardi, Hinca Pandjaitan, hingga Max Boboy.

Saat ini KPSI sedang melakukan verifikasi terhadap semua nama yang masuk. Bagi mereka yang dinyatakan tidak lolos penyaringan, bisa melakukan banding sampai dengan hari Sabtu (18/2).

”Banding bisa dilakukan calon yang bersangkutan atau pun para pendukungnya. Jadi, calon tidak harus maju sendiri,” jelas Dhimam Abror Djuraid, Ketua Komite Pemilihan versi KPSI, Kamis (17/2).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda