Scroll to Top

9 Catatan Unik Seputar Pekan 23 Liga Spanyol

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 20 Feb 2012

Kecuali laga Real Zaragoza menghadapi Real Betis esok hari, 9 laga sudah digelar di pekan ke-23 Liga Spanyol. Ada catatan unik dalam setiap pertandingan tersebut.

Athletic Bilbao

Getafe vs Espanyol 1-1

Espanyol tak pernah menang dalam tiga pertandingan terakhir. Hal yang membuat Mauricio Pochettino yang dijagokan menggantikan Jose Mourinho, cukup pusing. Namun Pochettino juga layak gembira di tengah kegagalan Alvaro Vazquez dkk. Maklum, posisi mereka di klasemen mampu menggeser Levante yang selama ini susah digeser dari peringkat empat. Meskipun Espanyol sekarang ada di peringkat lima, namun poin mereka sama dengan Athletic Bilbao di posisi empat; juru kunci Liga Champions.

Real Madrid vs Racing Santander 4-0

Kemenangan Real Madrid atas Santander 4-0, membuat Barcelona menjadi satu-satunya tim yang belum mereka kalahkan di La Liga musim ini. Sebelumnya, cuma ada tiga klub yang tak terkalahkan Los Blancos, yaitu Levante (kalah 1-0), Racing Santander (seri 0-0), dan Barcelona (kalah 1-3).

Dua klub yang disebut lebih dulu, sudah dibalas dalam dua laga berturut-turut. Levante dilibas 4-2 pekan lalu dan kini giliran Santander dengan empat gol tanpa balas. Peluang Real Madrid untuk mengalahkan seluruh 19 klub di musim 2011/2012 masih ada jika mereka mampu menaklukkan Barcelona di Camp Nou.

Sevilla vs Osasuna 2-0

Hujan rahasia turun di Ramon Sanchez-Pijzuan. Untuk pertama kalinya dalam enam pertandingan, Sevilla meraih 3 angka. Padahal, lawannya adalah Osasuna yang sukses menekuk Barcelona 3-2 di pertandingan sebelumnya.

Granada vs Real Sociedad 4-1

Tim promosi Granada juga mencetak rekor unik. Untuk pertama kalinya mereka mampu mencetak 4 gol dalam sebuah pertandingan di musim ini. Biasanya, 2 gol saja adalah hal yang sangat sulit untuk Granada. Berkat 4 gol ini, Granada melupakan status tim paling tumpul di La Liga. Sebelumnya mereka mencatat 17 gol —yang terendah di antara 20 peserta Primera Division.

Athletic Bilbao vs Malaga 3-0

Selepas meraih tiket final Copa del Rey, Bilbao seperti terlena. Hasilnya, dua kekalahan beruntun —satu di liga dan satu di Europa League— menghantui pasukan Marcelo Bielsa. Namun, rasa sakit itu dibalas dengan setimpal. Melawan klub kaya Malaga, Bilbao menang telak dan berhak mengambil posisi 4 di klasemen sementara, jatah terakhir untuk Liga Champions.

Real Mallorca vs Villarreal 4-0

Kebangkitan Villarreal berubah berantakan di Iberostar Estadi. Kini Kapal Selam Kuning kembali terjerumus ke peringkat 17. Hasil tak terkalahkan di empat laga terakhir pupus sudah.

Sporting Gijon vs Atletico Madrid 1-1

Laskar Diego Simeone masih perawan; tak terkalahkan dalam 7 laga. Namun, gawang Thibaut Courtois koyak setelah clean sheet  6 laga di La Liga. Pelakunya adalah Sebastian Eguren di menit 37. Langkah ke Europa League sementara tertahan.

Levante vs Rayo Vallecano 3-5

Pasukan Levante kehabisan akal untuk mencari kemenangan pertama sejak pertengahan Desember. Di kandang sendiri gawang mereka koyak lima kali. Sementara, ini kemenangan ketiga Rayo dalam 3 pertandingan. Plus catatan menarik, 9 gol dalam 3 laga.

Barcelona vs Valencia 5-1

Lionel Messi mencetak 4 gol di laga ke-200-nya. Secara umum, dalam dua laga terakhir (termasuk melawan Bayer Leverkusen) Barcelona sudah kembali ke trek mereka: tampil menyerang, menghasilkan banyak peluang, dan penyelesaian akhir yang cemerlang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda