Scroll to Top

Pemuda ini Dihukum Cambuk akibat Menyebut Wanita ‘Pelacur’ di Facebook

By Ibnu Azis / Published on Tuesday, 21 Feb 2012

Facebook

Pemuda berusia 17 tahun asal Zimbabwe, menjadi pria pertama yang harus dihukum cambuk karena menyebut seorang wanita ‘pelacur’ di Facebook.

Ia akan dipukuli dengan dua pukulan dari tongkat setelah pengadilan setempat memutuskan jika pemuda tersebut terbukti bersalah.

Pemuda ini diyakini menjadi yang orang pertama di negara Afrika Selatan yang harus dihukum cambuk karena membuat sebuah komentar provokatif.

Ia berasal dari kota pedesaan Chiredzi. Pemuda tersebut mengaku menggunakan ponselnya untuk memotret seorang wanita yang sedang berbicara di telepon di kantornya tanpa izin.

Kemudian ia memosting online foto dengan keterangan jika wanita tersebut adalah ‘seorang pelacur Chiredzi’, pada 6 Februari silam.

Wanita tersebut akhirnya melihat foto yang diposting. Ia kemudian melaporkan ke kepolisian setempat. Namun sekarang postingan foto ‘pelacur’ ini telah dihapus.

Dalam investigasi kepolisian, pemuda ini mengaku tidak terbiasa dengan Facebook. Ia adalah anak yatim piatu.

Namun, Hakim Tinashe Ndokera berpendapat lain. Ia memutuskan untuk mencambuk pemuda ini duak kali sebagai pelajaran atas perbuatanya.

Hukuman fisik masih legal di Zimbabwe untuk anak laki-laki di bawah usia 18 tahun. Hal ini juga digunakan sebagai ukuran disiplin di rumah dan sekolah serta dalam sistem pidana.

Pasal 353 dari Hukum Acara Pidana dan Undang-undang mengatakan ‘hukuman perusahaan moderat’ mungkin digunakan tetapi ‘tidak lebih dari enam kali’ dan harus ‘dijatuhkan secara personal’ dengan cara dan tempat yang telah ditentukan oleh pengadilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda