Scroll to Top

Waspadai Seafood yang Tercemar Alga Beracun

By Ilham Choirul / Published on Thursday, 23 Feb 2012

Berhati-hatilah mengonsumsi seafood. Menurut Kepala Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2 Oseanografi LIPI), Zainal Arifin, beberapa lokasi di Indonesia hasil lautnya tercemar dengan alga beracun. Disebutkan, seafood yang berasal dari perairan Ambon, Lampung, Kaobe di Sulawesi, Kalimantan Timur, dan Jakarta berpotensi memiliki hasil laut yang tercemar.

seafood

Alga ini menjadi beracun bisa muncul karena ulah manusia. Misalnya, ketika ada oknum membuang limbah ke laut, maka akan mencemari komunitas alga yang ada di dalamnya. Alga ini lantas menjadi bersifat racun. Ketika musim panas menjelang, alga beracun tersebut bisa berkembang lebih banyak.

Masalahnya, alga juga menjadi makanan bagi penghuni laut, termasuk dari jenis sea food yang dikonsumsi manusia. Ketika makhluk laut itu makan alga beracun, tubuhnya ikut terkontaminasi. Orang yang makan seafood tercemar racun akan turut keracunan.

Agak sulit memang menentukan seafood yang terkontaminasi atau tidak. Untuk itu, disarankan memilih seafood yang umurnya muda. Dimungkinkan, pada seafood muda, kandungan racun masih dalam batas aman. Kalau sudah tua dikhawatirkan racun telah menumpuk.

Fosfat, nitrat, dan silikat adalah beberapa zat pencemar kalau bertemu dengan alga. Menurut Vera Trainer, Koordinator Penelitian HABs dan Human Health dari NOAA, mengatakan komunitas alga yang beracun biasanya ditemui hidup di sekitar coral reef (karang).

“Jenis alga yang beracun biasanya banyak ditemui di area coral reef (karang), tentu berbahaya pula untuk dikonsumsi,” kata Vera, seperti dikutip National Geographic.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda