Scroll to Top

Barcelona Era Josep Guardiola 2 Kali Kalah dari 3 Laga Tandang Versus Atletico Madrid

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 25 Feb 2012

Ketika Real Madrid bertemu dengan tim lemah Rayo Vallecano pada lanjutan La Liga, Barcelona justru harus bertemu dengan tim sulit. Atletico Madrid akan menjamu El Barca di Vicente Calderon. Dengan kondisi rekor tandang Barcelona yang buruk musim ini, bukan tidak mungkin kekalahan kembali diderita. Ujung-ujungnya, selisih angka bisa melebar menjadi 13 angka.

Barcelona 2

Ancaman Atletico kepada Barcelona wajar jika melihat bagaimana Barca bermain di laga tandang. Tampil 11 kali, mereka cuma menang 4 kali, 5 kali ditahan imbang, dan dua kali kalah. Artinya, ada 7 pertandingan yang membuat Barcelona kehilangan potensi 3 poin.

Klub-klub seperti Osasuna dan Getafe sukses mempecundangi El Barca dengan semangat anti Barcelona. Mereka tidak butuh memenangi duel lini tengah yang pasti milik gelandang-gelandang ajaib Barcelona. Mereka juga tidak butuh pameran tembakan ke gawang seperti Blaugrana. Yang dibutuhkan adalah satu gol dari satu atau dua peluang emas. Sejauh ini, hal inilah yang menjamin 3 angka dari El Barca.

Kalau Osasuna dan Getafe begitu kuat, bukan tidak mungkin Atletico Madrid juga demikian. Atletico memiliki garansi untuk merepotkan Lionel Messi dkk. Pertama, di bawah pelatih anyar Diego Simeone, Rojiblancos belum pernah kalah. Catatan 3 kemenangan dan 4 hasil imbang cukup lumayan bagi klub yang di awal musim begitu naik-turun penampilannya. Atletico juga baru terbobol sekali dalam 7 laga La Liga bersama Simeone.

Selain itu, rekor pertemuan dalam tiga tahun terakhir di kandang Atletico, menjadi kekhawatiran tersendiri bagi Barcelona. Rojiblancos tercatat memenangi dua dari tiga pertemuan di era Josep Guardiola.

Musim 2008/2009, musim pertama Pep di Barcelona, Atletico mampu menghukum Azulgrana 4-3 di Vicente Calderon. Barcelona yang unggul 0-2 terlebih dahulu, mampu ditaklukkan lewat dua Diego Forlan dan Sergio Aguero yang masing-masing mencetak 2 gol.

Musim berikutnya, Atletico juga begitu mengerikan. Mereka menjadi satu-satunya tim di La Liga yang bisa mengalahkan Barcelona. Gol dari Diego Forlan dan Simao membuat tembakan Zlatan Ibrahimovic sia-sia. Skor akhir 2-1.

Musim 2010/2011, untuk pertama kalinya Barcelona menang di Vicente Calderon di era Pep Guardiola. Gol Lionel Messi dan Dani Alves sukses membuat Atletico menyerah 1-2.

Kini, ancaman datang untuk Barcelona. Mengulang kekalahan di dua musim sebelumnya, artinya seolah menyerahkan jarak 13 angka untuk Real Madrid. Jalan kemenangan cukup sulit pula diraih karena dalam empat laga tandang terakhir di Liga, Barcelona cuma menang sekali, seri dua kali, dan sekali terhempas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda