Scroll to Top

Sporting Gijon Cuma Menang Sekali dalam 40 Pertandingan di Camp Nou

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 01 Mar 2012

Akhir pekan ini, Barcelona akan melanjutkan langkah mereka mempertahankan gelar juara La Liga dengan menghadapi Sporting Gijon. Klub yang kostum kandangnya sama dengan Atletico Madrid atau Athletic Bilbao ini datang ke Camp Nou dengan kutukan. Sepanjang sejarah, dalam 40 laga di Camp Nou, Gijon cuma menang sekali.

Barcelona vs Gijon

Sporting Gijon, klub yang didirikan pada 1905, memang bukanlah peserta “utama” Primera Division. Mereka baru bisa masuk ke kasta tertinggi di kompetisi sepakbola Spanyol pada musim 1944/1945 —13 musim sejak Liga Spanyol dimulai—. Musim tersebut ditandai dengan gelar juara La Liga kepada Barcelona.

Sejak saat itulah Gijon tercatat 40 kali bertemu dengan Barcelona di Camp Nou. Sepanjang rentetan pertandingan tersebut, satu-satunya kemenangan atas Blaugrana di stadion keramat rakyat Catalan, tercatat pada musim 1986/1987.

Kala itu, di salah satu musim terbaik Gijon di Primera Division (duduk di peringkat 4 pada klasemen akhir), mereka mampu mengganyang Barcelona 4-0 di Camp Nou. Kekalahan ini sendiri membuat El Barca gagal menjuarai La Liga karena berbeda tipis satu angka dari Real Madrid (49 berbanding 50 poin).

Sejak kemenangan bersejarah itu, Gijon tak bisa lagi mengulang sejarah. Mereka kalah 13 kali dalam 14 pertemuan terakhir.

Gijon yang mengalami masa-masa keemasan di Primera Division pada era 1980-an hingga awal 1990-an, kembali ke rutinitas sejak musim 1997/1998.

Kala itu mereka terdegradasi setelah duduk di peringkat terakhir. Lebih menyakitkan lagi, Gijon cuma mengumpulkan 13 poin dari 38 pertandingan —terburuk dalam sejarah La Liga—.

Jatuh ke Segunda Division, butuh waktu 10 tahun untuk kembali ke penerbangan teratas. Musim 2008/2009 yang kebetulan menjadi musim pertama Barcelona di era Josep Guardiola, pasukan Rojiblancos mendatangi Primera Division.

Sejak saat itu, Gijon sudah tiga kali berhadapan dengan Barcelona di Camp Nou. Mereka selalu kalah. Musim 2008/2009, El Barca membungkam sang tamu dengan skor 3-1. Musim berikutnya, skor membesar dengan angka 3-0. Musim lalu, perlawanan Gijon meningkat jika bicara skor akhir. Kala itu, David Villa menjadi satu-satunya penghibur penduduk Catalan yang memadati Camp Nou.

Musim ini, bisakah Gijon memberikan perlawanan ekstra pada Barcelona di Camp Nou? Jika menilik betapa heroiknya mereka saat dibekap 0-1 di El Molinon pada awal musim 2011/2012, semestinya peluang untuk hal itu, setipis apa pun, tetap ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda