Scroll to Top

Jose Mourinho dan Nostalgia Real Madrid 1960/1961

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 03 Mar 2012

51 tahun lalu, tepatnya musim 1960/1961, Madridistas menangis. Untuk pertama kalinya, setelah selalu menjuarai European Cup (sekarang Liga Champions) dalam lima tahun terakhir, Real Madrid tersingkir. Lebih menyakitkan lagi karena yang menjungkalkan mereka adalah Barcelona di ronde pertama European Cup.

Real Madrid 5

Gagal mempertahankan gelar di Eropa, Los Blancos menggila. Mereka mampu menjadi kampiun La Liga musim 1960/1961 dengan catatan luar biasa. Yang mungkin, tak bisa dilewati siapa pun kecuali Real Madrid musim ini.

Musim tersebut, Real Madrid melalap hampir semua pertandingan. Dari total 30 pertandingan (saat itu cuma ada 16 peserta La Liga) Los Blancos memenangi 24 di antaranya. Persentase kemenangan mereka 80%!

Produktivitas Real Madrid 51 tahun lalu juga cukup mengerikan. Mereka mampu mengoleksi 89 gol dalam 30 pertandingan, kurang 1 gol saja untuk melengkapi rerata 3 gol setiap pertandingan.

Yang lebih menarik, adalah pencapaian Real Madrid musim 1960/1961 hingga laga ke-24 mereka. Kala Itu Los Blancos membukukan 21 kemenangan, mencetak 77 gol dan 19 kali terbobol.

Terkesan deja vu? Ya, musim ini, pasukan Jose Mourinho berhasil mendapat pencapaian yang sama. Dalam 24 kali bertanding, Real Madrid meraih 21 kemenangan, sekali seri dan dua kali kekalahan.

Real Madrid musim ini berpeluang tampil lebih baik daripada Los Blancos musim 1960/1961. Andai menang 4 kali saja dari 6 pertandingan ke depan, perolehan kemenangan pasukan Jose Mourinho akan mencapai angka 25 atau unggul satu kemenangan dari Los Blancos era 51 tahun lalu.

Dan, Andai mampu membukukan 10 gol saja dalam rentang 6 pertandingan, capaian produktivitas pasukan Jose Mourinho akan lebih baik daripada Real Madrid musim 1960/1961. Hal yang tentunya sangat mudah jika kita melihat produktivitas trio penyerang Los Blancos saat ini: Cristiano Ronaldo-Gonzalo Higuain-Karim Benzema.

Pengejaran catatan apik musim 1960/1961 ini akan dimulai sejak Real Madrid menjamu Espanyol akhir pekan ini. Satu kemenangan, dengan tiga-empat gol, menjadi hal realistis bagi pasukan Jose Mourinho.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda