Scroll to Top

Marquitos, Legenda Real Madrid Yang Meninggal di Ulang Tahun ke-110 Klub

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 07 Mar 2012

Real Madrid baru saja merayakan ulang tahun ke-110 mereka sehari lalu. Namun, perayaan itu terasa kurang lengkap. Beberapa jam sebelum 7 Maret 2012, salah satu legenda mereka, Marcos Alonso Imaz atau Marquitos, meninggal dunia.

Marquitos

Marquitos meninggal di usia 78 tahun. Pemain belakang Real Madrid di era 1954 hingga 1962 ini menjadi salah satu kunci keberhasilan Los Blancos menaklukkan Eropa.

Ketika itu, Real Madrid sukses mendapatkan gelar juara European Cup (saat ini Liga Champions) lima musim berturut-turut. Bahkan, di musim pertama European Cup digelar, 1955/1956, Marquitos mencatatkan gol penting.

Real Madrid mampu menembus final dan berhadapan dengan klub Perancis, Stade Reims. Bermain di Parc de Princes, Madrid sempat tertinggal 2-3. Marquitos menjadi salah satu pahlawan dengan gol penyama kedudukan di menit 67. Puncaknya, Real Madrid memastikan diri sebagai kampiun setelah Hector Rial mencetak gol kemenangan di menit 78.

Marquitos yang kelahiran Santander sendiri, tidak memulai kariernya bersama Los Blancos. Awalnya, sang defender berlaga untuk klub daerahnya, Racing Santander selama tiga tahun (1951–1954). Ia kemudian hijrah ke Madrid selama 8 tahun.

Setelah melahirkan 6 gelar juara La Liga dan 5 trofi Liga Champions, Marquitos berhenti memperkuat klub terbesar di Spanyol. Ia pindah ke Hercules dan Murcia masing-masing dalam semusim. Sempat memperkuat Calvo Sotelo pada tahun 1964–1966, Marquitos menyatakan karier profesionalnya berakhir pada tahun terakhirnya bersama Calvo Sotelo.

Meskipun demikian, sang pemain kelahiran 16 April 1933 masih tetap melanjutkan kariernya bersama klub amatir daerahnya, Toluca Santander. Sebuah dedikasi sejati bagi seorang pemain yang sudah memulai karier sejak berusia 18 tahun.

Yang paling unik, anak dan cucu Marquitos juga melanjutkan kariernya sebagai pemain bola. Marcos Alonso Peña, sang putra tercinta, cukup sukses bersama Atletico Madrid dan Barcelona. Sementara, sang cucu, Marcos Alonso Mendoza, sempat memperkuat Real Madrid Castilla.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda