Scroll to Top

Kisah Seorang Fans Yang Memberikan Botol Air Mineral untuk Pemain Atletico Madrid

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 13 Mar 2012

Tanpa fans, klub sepakbola bukanlah apa-apa. Atletico Madrid pernah merasakan pengalaman pahit tentang hal ini. Kurang dari empat bulan lalu, ketika setan kekalahan dan ketidakberesan manajamen masih menguasai Vicente Calderon, fans berubah liar.

Mereka memaki CEO Atletico Madrid dan menuntut Gregorio Manzano, pelatih Rojiblancos saat itu, mundur. Bahkan, pernah Vicente Calderon yang berkapasitas 54.000 orang cuma didatangi sekitar 12% fans setia Atletico Madrid.

Atletico Madrid

Seiring perjalanan waktu, Rojiblancos membaik. Di tangan pelatih anyar, Diego Simeone, setan itu hilang. Malaikat menaungi Atletico Madrid dan mereka melesat ke posisi 8, cuma terpaut 4 angka dari peringkat terakhir zona Liga Champions. Dan, akhir pekan lalu, sekali lagi seorang fans memberi pelajaran berharga bagi para pemain, klub, bahkan seluruh dunia tentang arti penting loyalitas suporter.

Atletico Madrid vs Granada. Perangkap setan kini datang dari pengelola liga yang memaksa laga Atletico digelar pada pukul 12.00 siang waktu setempat. Pemain Rojiblancos tengah berusaha keras untuk menambah gol setelah Miranda membobol gawang Granada di menit 38.

Bermain di siang yang begitu terik, Francisco Juanfran, pemain Atletico Madrid, terkuras tenaganya. Menit 70, ia begitu kepayahan. Dimintanya anak gawang yang berada di pinggir lapangan untuk memberinya air mineral. Tidak ada yang memiliki. Juanfran mesti menahan diri hingga 10 menit sebelum seorang pahlawan datang.

Ia bukan siapa-siapa, kecuali seorang fans Atletico Madrid yang tergerak begitu melihat jagoannya tak bertenaga. Sang fans mengulurkan botol air mineral, dan lepaslah dahaga Juanfran.

Secara ajaib, Juanfran yang mengenakan kostum bernomor 20 tampil luar biasa. Ia menjadi kreator terciptanya gol kedua Atletico Madrid di menit 90. Menyisir lapangan, dikirimnya umpan kepada Radamel Falcao yang mengunci kemenangan.

Fans bersuka cita. Tiga angka penting didapatkan Rojiblancos. Kala para pemain Atletico dan Granada bertukar kaus, Juanfran melakukan hal lain. Dihampirinya fans yang memberinya botol air mineral tadi, dan kostum yang melekati tubuhnya diberikan kepada sang penggemar.

Juanfran tak bisa lagi menyampaikan rasa terima kasihnya selain lewat kaus tersebut. Katanya, “Fans tersebut datang dengan botol (air mineral). Air inilah yang memberi saya kekuatan untuk bertahan di 10 menit terakhir. Saya berkata kepadanya, akan memberikan kostum ini sebagai ungkapan terima kasih, dan saya melakukannya.”

Fans mungkin tidak berkesempatan mengatur keuangan klub. Mereka juga tidak bisa mengintervensi klub untuk memilih pemain ini atau membuang pemain itu. Namun, gerak mereka yang berasal dari dalam hati, lebih berharga daripada apa pun yang dimiliki sebuah klub sepakbola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda