Scroll to Top

Balicamp, Hackerspace dan Silicon Valley Indonesia

By Admin / Published on Tuesday, 05 Jul 2011

Balicamp, sebuah camp khusus pengembang software dan aplikasi yang terletak di Bali, adalah bukti nyata bahwa Indonesia pernah serius mengembangkan potensi sumber daya IT berkualitas. Pamornya sudah melanglang buana. Microsoft, IBM, Sun Microsystems, Oracle dan Cisco adalah partner resmi Sigma, induk perusahaan Balicamp.

Dengan lebih dari 100 developer & hacker, Balicamp selangkah lagi menjadi Silicon Valley Indonesia. Namun, keberuntungan belum berpihak. Peristiwa Bom Bali pada Oktober 2002 silam, menyebabkan aktivitas Balicamp dibekukan total dan dipindahkan ke Desa Sigma, German Centre BSD, Tangerang  & Surabaya.

Balicamp adalah bagian dari Sigma Grup, perusahaan konsultan IT & service yang mengembangkan software aplikasi perbankan dan keuangan. Di akhir 2008, Sigma Group diakuisisi oleh PT Telkom Indonesia melalui anak perusahaannya, PT. Multi Media Nusantara (Metra) dengan nilai akuisisi sebesar US$ 35 juta. Dan Balicamp pun lahir kembali Juli 2008.

Dengan sistem kerja yang cukup menguras tenaga dan pikiran, tidak salah apabila Balicamp di desain senyaman dan seatraktif mungkin untuk para pekerjanya. Lokasinya terletak di perbukitan yang masih hijau. Jauh dari hingar bingar kota, membuatnya menjadi pilihan banyak developer yang ingin mencari tantangan sekaligus menikmati eksotisme Bali.

Simak beberapa jepretan Balicamp berikut:

balicamp-statue
Batu monumen bertuliskan BaliCamp, pertanda anda sudah masuk kawasan elit ini

halaman-depan
Halaman depan Balicamp

ruang-tamu
Begitu masuk Balicamp, anda akan disambut sebuah sangkar besar. Tapi burungnya kemana ya?

masuk-ke-dalam
Masuk ke dalam Balicamp menuju Hackerspace Cottage / Modul

dari-atas
Tangga theatrical bangunan utama

tangga-theatrical
Tangga Theatrical ini digunakan untuk pagelaran seni dan tari Bali serta penyambutan tamu

modul-balicamp
Hackerspace cottage dibangun dengan gaya Bali yang unik & antik, terdapat sekitar 9 modul hackerspace

programmer-balicamp
Siapa bilang programmer profesi khusus laki-laki? Di Balicamp, anda bisa menemukan programmer perempuan

tampak-samping
Karena geografi yang miring, cottage dibangun terasiring mengikuti kontur perbukitan

suasana-kerja
Beberapa hacker kelihatan sedang bekerja di dalam salah satu modul. Dengan pemandangan hijau perbukitan membentang. Dipastikan tidak akan susah mendapat ide-ide brilian.

cafe
Lapar? Tersedia pula cafe yang siap memanjakan selera kuliner anda. Tapi masak sendiri ya.

nonton-tv
Istirahat bisa sambil nonton bola atau main video game

pingpong-table
Ini yang tidak boleh kelewat, pingpong merupakan olahraga wajib bagi hacker/programmer. Tidak kalah dengan kantor Google

suka-fitnes
Perlengkapan olahraga dan fitnes juga tersedia di sini. Hacker harus tetap sexy!

kolam-renang-pool
Burn-out? Otak nge-hang? Tinggal nyemplung!

cottage-balicamp
Pemandangan modul Hackerspace dari atas

villa
Pemandangan bangunan utama Balicamp.

Berikut pengakuan salah satu hacker di Balicamp

Suasana kerjanya disini (balicamp) : kayak hidup di rumah sendiri, kurang lebih. Ada tradisi unik, paling sering sich di ceburin ke kolam. Kalo ada pegawai baru ato yang ultah, ato yang jadian.

Hari pertama datang, pakaian formal, hari kedua pake kaos, hari ketiga pake sandal, hari keempat, celana pendek, hari kelima pake sarung….. hwehehehehe . itu saya. Cuman sayang, sudah mulai gak boleh tidur di kantor.

Ada yang ngomong juga, di sini bukan maunya programmer tapi sekolah atlet, mulai ping pong yang tiap hari, hingga renang, sepak bola, basket, badminton dll

Kredit foto: JfDaniel, Andika Wibawanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda