Scroll to Top

Faktor Utama Pembunuh Gairah Seksual

By Ilham Choirul / Published on Monday, 19 Mar 2012

Seks menjadi hambar tanpa hadirnya gairah. Oleh karena itu, menjaga kondisi fisik dan mental sebelum melakukan seks itu perlu. Libido cukup dipengaruhi oleh kedua kondisi itu. Jika fisik dan mental sedang segar, permainan seks bisa menjadi petualangan yang istimewa.

gairah seksual

Ada kalanya berbagai himpitan hidup menjadi penghalang munculnya gairah.  Dalam survey yang diadakan Askmen, ada beberapa empat faktor utama yang bisa membunuh mood Anda untuk bercinta.

  • Waktu yang sangat terbatas. Ini yang biasa dialami oleh mereka yang sangat sibuk dengan pekerjaan. Pikiran mereka di kamar hanya untuk tidur dan cenderung melupakan seks dengan pasangan. Memasak, menerima email, pergi dengn klien, dan berbagai kesibukan lainnya lebih utama baginya. Barangkali dia lebih punya “libido” dengan pekerjaan dibanding pasangan. Sampai-sampai 24 jam sehari masih kurang untuk beraktivitas. Solusinya, seseorang bisa melakukan seks kilat atau menjadwalkan waktu khusus untuk seks
  • Stres. Kalau sudah kena stress, orang biasanya tidak terpikir untuk melayani dirinya sendiri. Kalau tidak kuat dengan stres, orang cenderung frustrasi atau depresi. Kendalikan stres Anda dan cobalah mengalirkan kepenatan pikiran itu dengan seks. Sebelumnya, cobalah tenangkan pikiran dan fisik Ande dengan mandi, spa, atau berbagai bentuk relaksasi lainnya lalu kembalilah ke pasangan Anda untuk bercinta. Jangan biarkan stres memupuskan gairah bercinta Anda.
  • Marah dengan pasangan. Konflik itu kerap terjadi pada pasangan. Bahkan, konflik diperlukan untuk lebih mendewasakan Anda berdua dalam biduk rumah tangga. Tapi, kalau marahnya sampai berhari-hari, Anda akan bermasalah dalam persoalan seks. Tidak ada gairah, dan bahkan tidak ada seks yang dilakukan. Segeralah Anda berdua introspeksi diri dan menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Minta maaf jika memang Anda salah dan maafkan pasangan Anda kalau dia bersalah. Dengan begitu, Anda berdua akan mendapatkan mood yang lebih baik.
  • Kelelahan. Rutinitas harian kerap membuat fisik dan mental menjadi loyo. Meski pekerjaan kantor dilakukan secara normal, misalnya  8 jam sehari, kelalahan itu kadang tidak terelakkan. Akhirnya, ketika sampai di rumah, seseorang hanya ingin beristirahat saja sembari menonton teve.Keinginan untuk seks ikut menurun. Kalau sudah begini, cobalah menyiasati waktu bercinta Anda. Mungkin yang tadinya seks dilakukan malam hari, bisa diganti pada pagi hari. Manfaatkan pula waktu libur Anda untuk bercinta dengan pasangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda