Scroll to Top

Secuil Kisah Tentang Fabrice Muamba

By Wan Faizal / Published on Tuesday, 20 Mar 2012

Sebelum kejadian pada laga Tottenham Hotspur vs Bolton Wanderers akhir pekan lalu, mungkin tak banyak yang mengenali sosok pemain bernama lengkap Fabrice Ndala Muamba.

Muamba

Meski berstatus sebagai warga negara Inggris, sejatinya Muamba bukanlah orang kelahiran Inggris. Muamba lahir di Kinshasa, Zaire, tepatnya pada 6 April 1988.

Banyak suka dan duka yang dialami Muamba ketika ia baru pertama kali datang di Inggris. Dan berikut adalah secuil kisah yang diceritakan sendiri oleh Muamba, yang disarikan dari DailyMail.

“Situasinya cukup sulit ketika saya pertama kali datang ke Inggris pada 1999. Itu adalah sebuah perjalanan yang panjang. Perjalanan yang lucu, dan juga menyenangkan. Bisa berada di sini dan berbicara menggunakan bahasa Inggris, saya harus memuji diri saya sendiri.

Ketika saya menoleh ke belakang tentang perjalanan saya tersebut, saya bisa bilang bagaimana beruntungnya saya. Saya bukanlah pesepakbola yang berbakat, tapi saya tahu saya bisa melakukannya. Saya hanya menjaga diri dan menikmati apa yang saya miliki, dan juga berkembang ke hal yang lebih baik.

Saya ingin menikmati apa yang saya dapat dari kehidupan ini. Saya bisa terus berusaha dari apa yang pernah saya alami. Itu bisa membuat saya keluar dari kesulitan apapun. Saya hanya ingin membuat diri saya selalu berbuat yang terbaik.

Saya mengikuti Kuliah Terbuka dengan mata kuliah akuntansi pada bulan September. Kenapa saya memilih akuntansi? Karena saya pintar matematika.

Ayah saya (Marcel) terjebak dalam situasi politik di Kongo. Ia membawa saya dan ibu saya ke Inggris. Jika kami tinggal di Kongo, maka Pemerintah Kongo akan melihat kami sebagai sasaran empuk dan melawan kami. Ayah saya saat itu adalah seorang penasehat untuk Perdana Menteri pada masa Presiden Mobutu.

Saya ingin kembali namun dengan cara diam-diam. Tapi ayah tidak menginginkannya. Saya memiliki banyak kerabat disana meski mereka harus berganti identitas demi keselamatan.

Ibu, ayah, dan keluarga saya semua tinggal di London. Ayah bekerja untuk sebuah perusahaan di pusat kota London, tapi saya tidak tahu apa itu. Yang terpenting ia baik-baik saja sekarang.

Ketika FA pertama kali mendekati saya untuk bermain bagi Timnas Inggris, itu adalah suatu kejutan besar. Saya mencoba untuk tetap tenang dan menikmatinya. Saya sudah bermain bagi Inggris sejak berusia 16 tahun dan saya menikmatinya.

Sejujurnya saya tidak ingin bercerita tentang masa lalu. Namun jika Anda bertanya, maka saya akan menjawab. Begitu juga dengan sebaliknya.

Orang-orang hanya memikirkan mobil dan barang mewah lain. Saya yakin pemain Afrika lain disini juga begitu. Tapi itu tidak terjadi di Afrika. Itu lah keadaan disana, selalu ada drama, perang, dan semacamnya.

Inggris adalah negara kedua saya. Masyarakat disini membantu saya, menerima saya, dan memberi saya kesempatan disini. Berkat itu, saya bisa mencari nafkah yang layak dan bisa hidup dengan nyaman. Saya sangat menghargai itu. Orang Inggris telah membantu saya dan saya merasa menjadi bagian dari mereka.”

Muamba memang menjadi langganan Timnas Inggris junior, mulai dari level U-16, U-17, U-18, U-19, dan U-21. Ia juga menjadi bagian dari skuad Inggris U-21 kala mengikuti turnamen Piala Eropa U-21 tahun kemarin.

Dari karier bersama klub, baru tiga klub yang sejauh ini dibela oleh Muamba. Yakni Arsenal yang juga tempat ia mulai menimba ilmu sepakbola di Inggris, Birmingham City, dan tentu saja Bolton Wanderers.

Fabrice Muamba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda