Scroll to Top

Kontrol Stres Anda Agar Kerja Otak Tetap Stabil

By Ilham Choirul / Published on Thursday, 22 Mar 2012

depression

Hidup dibuat mudah saja sekali pun banyak masalah menghimpit Anda. Kalau terlalu memaksakan diri sehingga membuat pikiran selalu stres, justru malah akan mengganggu kerja memori di otak Anda. Inilah buruknya memelihara stres tanpa kontrol dalam keseharian.

Stres akan memicu kerusakan prefrontal cortex. Bagian dari otak ini berfungsi sebagai pemimpin dalam hampir semua pekerjaan di otak. Proses analisa kognitif dan pemikiran abstrak bahkan berlangsung di bagian ini. Kalau prefrontal cortex bermasalah, maka Anda kurang mampu merespon dengan baik berbagai hal di sekitar Anda. Kalau terus-terusan stres, kemampuannya semakin menurun yang berimbas pada kemampuan daya ingat Anda.

Oleh karena itu, hadapi stres itu dengan bijak. Lakukan relaksasi yang diperlukan agar otak Anda beristirahat. Semakin Anda stres, penerimaan sinyal glutamate melemah dan kerja otak ikut menurun yang turut berefek pada memori. Sinyal glutamate ini penting artinya dalam menjaga prefrontal cortex tetap bekerja lebih stabil.

Pernah dengar hormon kortisol? Hormon ini ikut diproduksi kala seseorang berada dalam tekanan. Kortisol kerap disebut hormon stres yang menghalangi kerja otak dalam mengingat atau memproses tindakan. Akhirnya, orang stres pun kerap terlihat ling-lung atau kebingungan. Di sana tejadi ketidaksepahaman anatar bagian otak sati dengan yang lain.

“Reseptor yang mengalami gangguan dapat mengubah otak yang semula bekerja dengan baik menjadi lemah seperti pada orang-orang lanjut usia,” kata Dr. Joyce Yau, dikutip Huffington Post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda