Scroll to Top

Bayi dan Balita Rentan Kena Asma Akibat Asap Rokok

By Ilham Choirul / Published on Friday, 23 Mar 2012

asma

Kasihan nasib anak-anak yang kerap berinteraksi dengan para perokok. Mereka adalah perokok pasif yang bakal menjadi korban keganasan puntung beracun itu. Studi terbaru menyebutkan, paparan asap rokok memicu sakit asma pada anak-anak. Termasuk pula, risiko terkena asma juga dialami bayi yang lahir dari para ibu yang merokok saat hamil.

Sebuah penelitian menemukan gejala asma pada bayi dan balita yang lingkungannya dipenuhi perokok. Nafasnya terdengar bersuara (mengi) dan tampak susah bernafas. Dr Harold J. Farber, dokter yang meneliti paparan rokok dari Baylor College of Medicine and Texas Children Hospital di Houston, mengatakan, bayi yang masih di dalam perut justru lebih berbahaya saat terkena efek racun rokok. Karena, saat dia lahir dan menjadi anak-anak, kekuatan paru-parunya lemah dan obat asma dimungkinkan tidak bekerja dengan baik pada mereka.

“Menghilangkan paparan tembakau pada anak-anak harus kita jadikan prioritas kesehatan penting di publik,” kata Farber, dikutip Reuters Health.

Sejumlah penelitian lain juga mengamini pengaruh rokok ini. Tricia McKeever dan timnya dari Universitas Nottingham juga menemukan, asap rokok memengaruhi terjadinya nafas mengi dan asma. Bagi orang yang sudah kena asma, asap rokok malah akan memperburuk penyakitnya itu.

Sementara itu peneliti asma dari Klinik Cleveland, Dr Serpil Erzurum, mengungkapkan, perkembangan penyakit asma bisa muncul karena faktor genetik dan pengaruh buruk dari lingkungan sewaktu bayi masih di dalam kandungan.

“Ini adalah paparan yang sangat kuat yang masih terjadi setiap hari, meski semua tahu tentang (bahaya) merokok,” kata Erzurum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda