Scroll to Top

Marseille vs Bayern Muenchen 0-2: Sihir Arjen Robben

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 29 Mar 2012

Berstatus sebagai penakluk Internazionale di babak 16 besar, Olympique Marseille sedikit diunggulkan ketika menjamu Bayern Muenchen. Namun, superioritas klub Jerman memutarbalikkan prediksi. Gol Mario Gomez dan Arjen Robben membuat FC Holywood mengangkangi Velodrome.

Marseille vs Bayer Muenchen 0-2

Sejak awal, Marseille sudah mendapatkan tekanan. Bukan dari pasukan Juup Heynckes, melainkan dari pendukung sendiri. Maklum, saat ini klub Perancis masih berkutat di papan tengah Ligue 1.

Perubahan besar pun dilakukan oleh manajer Didier Deschamps. Tak bisa memakai Steve Mandanda yang terkena kartu merah dalam pertandingan sebelumnya, ia memilih Elinton Andrade, penjaga gawang ketiga di klubnya. Sebuah perjudian yang kelak akan membawa malapetaka.

Bayern Muenchen sendiri datang dengan skuad terbaik. Termasuk Arjen Robben yang sempat diragukan tampil hingga detik-detik terakhir sebelum pertandingan.

Pada awal laga, Marseille seolah ingin menebus kesalahan terjerembab di liga domestik. Manuel Neuer dipaksa bekerja keras untuk menghalau peluang demi peluang Loic Remy dkk. Namun, seiring dengan kesempatan emas yang terhampur, Marseilla harus segera menyerahkan ball possessions pada klub yang lebih efektif dini hari tadi.

Hukuman bagi lini belakang tuan rumah datang semenit menjelang turun minum. Umpan brilian Arjen Robben dari tengah lapangan berhasil ditembakkan oleh Mario Gomez.

Tendangan penyerang internasional Jerman yang sebenarnya nyaris berhasil diamankan oleh Elinton Andrade justru salah diantisipasi sang kiper. Gol! Mario Gomez sukses mendekati Lionel Messi dalam daftar pencetak gol terbanyak Liga Champions musim ini. Saat ini keduanya hanya terpaut satu gol saja.

Tertinggal 0-1 di akhir babak pertama, Marseille akhirnya menyerah di sisa pertandingan. Tepatnya di menit 69. Kerjasama umpan satu-dua antara Arjen Robben dengan bintang masa depan Jerman, Thomas Mueller, dituntaskan dengan sempurna oleh si manusia kaca. 0-2, Marseilla semakin membenam.

Marseille mencoba bangkit. Didier Deschamps memasukkan Brandao sang penyelamat dalam laga menghadapi Internazionale dan Benoit Cheyrou. Namun, tidak ada gol vital yang mampu menipiskan jarak.

Dengan skor 0-2 di kandang lawan, semakin terbukalah kesempatan Bayer Muenchen untuk mencapai final yang kebetulan akan digelar di kandang mereka sendiri, Allianz Arena.

Marseille Muenchen
10(4) Tembakan (Tembakan ke Gawang) 6(3)
18 Pelanggaran 17
6 Tendangan Sudut 6
1 Offsides 3
43% Ball Possession 57%
2 Kartu Kuning 5
0 Kartu Merah 0
1 Penyelamatan 4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda