Scroll to Top

Rutin Rontgen Gigi Berisiko Kena Tumor Otak

By Ilham Choirul / Published on Saturday, 14 Apr 2012

rontgen gigi

Prosedur pencitraan yang menggunakan sinar X (x-ray), seperti rontgen,  kerap menimbulkan polemik. Pasalnya, sekali pun sinar X membantu melihat bagian dalam tubuh, efek radiasi yang ditimbulkannya memicu mutasi sel. Efek jangka panjangnya bisa membuat masalah bagi tubuh, misalnya kemandulan atau tumor.

Temuan peneliti dari Yale University baru-baru ini juga menunjukkan hasil yang serupa. Menurut mereka, ada hubungan antara pasien yang sering melakukan foto sinar X pada gigi terhadap kemungkinan terkena tumor otak. Tumor otak meningioma adalah jenis yang paling umum terjadi. Kemungkinan terjangkit penyakit ini meningkat hingga lima kali lipat.

Kemungkinan risiko tertinggi ditemukan pada anak usia 10 tahun ke bawah, saat mereka beberapa kali menjalani foto sinar X pada gigi. Pada usia dewasa, potensi terkena tumor otak meningkat dua kali lipat. Risiko meningioma terkait dengan pemeriksaan sinar X pada seluruh mulut dalam posisi panorama mau pun bitewing. Jika pasien rutin melakukan pemeriksaan ini lebih dari sekali dalam setahun, risiko menjadi lebih besar.

“Temuan kami menunjukkan peningkatan risiko yang signifikan secara statistik pada kedua film, bitewing dan panorama,” kata Dr Elizabeth Claus, pemimpin penelitian, yang dikutip Daily Express.

Peneliti mengamati kausalitas ini dari pengamatan terhadap 1.433 pasien tumor otak berusia 20-70, yang dibandingkan dengan orang sehat. Dari riwayat kesehatan mereka, banyak pasien terkena tumor telah menjalani minimal dua kali pemeriksaan sinar X di gigi, baik secara panorama mau pun bitewing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda