Kurang dari satu jam sebelum laga Levante vs Barcelona, Real Madrid dibuat bekerja keras hanya untuk memenangi pertandingan. Unggul segala-galanya dari segi materi, Los Blancos membutuhkan ketajaman trio penyerang mereka untuk menuntaskan perlawanan Sporting Gijon 3-1.

Lionel Messi

Kasus serupa pula yang menimpa Barcelona. Mereka bahkan harus menunggu hingga lebih dari satu jam untuk menyarangkan gol di Ciutat de Valencia. Sementara El Barca menggenggam tiga angka, Levante harus meratap karena tiket Liga Champions yang pernah begitu mudah digapai, kini hampir pasti lepas ke tangan Malaga dan Valencia.

Turun dengan delapan jebolan akademi La Masia, Barcelona kesulitan mencetak gol. Bahkan, Ciutat de Valencia sempat bersorak pada menit 23.

El Barca seolah berada dalam garis takdir yang mirip Real Madrid. Selang dua jam sebelumnya, Los Blancos tertinggal 0-1 oleh Sporting lewat eksekusi penalti. Hukuman diberikan karena Sergio Ramos didakwa menyentuh bola dengan tangannya setelah gagal meluncur demi menghentikan laju Oscar Trejo.

Kini, Sergio Busquets yang membuat El Barca terhukum penalti. Mirip dengan Ramos, tangan Busquets didakwa menyentuh bola tandukan Pedro Lopez Botelho.

Jose Barkero yang menjadi eksekutor, tidak menyiakan kesempatan. Seolah ulangan penalti Miguel de Las Cuevas ke gawang Iker Casillas, Barkero menempatkan bola ke tengah gawang. Bedanya, kali ini Valdes menjatuhkan diri ke sisi kiri gawang.

Tertinggal 1-0, seperti biasa Barcelona terus menguasai ball possessions. Namun, butuh 64 menit untuk menaklukkan Gustavo Munua. Pelakunya siapa lagi kalau bukan Lionel Messi.

Menerima umpan dari Isaac Cuenca, Messi mengecoh dua pemain belakang Levante untuk melakukan umpan satu-dua dengan Alexis Sanchez sebelum mengirim tendangan kencang ke sudut gawang Munia. 1-1!

Lionel messi 2

Barcelona mendapatkan hadiah tendangan penalti lima menit kemudian. Isaac Cuenca yang menerobos ke kotak penalti lawan terpental oleh dorongan Botelho. Berkat peringatan hakim garis, wasit Jose Antonio Teixeira menunjuk titik 12 pas. Pemain Levante protes, namun keputusan wasit mutlak adanya. Lionel Messi yang menjadi algojo membalikkan keadaan sekaligus membukukan gol ke-63nya di seluruh kompetisi.

Barcelona semestinya mendapat hadiah penalti tambahan setelah Andres Iniesta kalah berduel dengan Sergio Ballesteros. Namun, kali ini wasit tak berbaik hati terhadap si nomor 8.

Skor akhir 1-2 membuat El Barca tetap menjaga jarak empat angka dengan Real Madrid. Sementara, bagi Levante, tiket ke Liga Champions seolah melayang jauh di angkasa. Mereka tertinggal 2 angka dari Malaga yang masih menyimpan satu pertandingan.

Levante Barcelona
5(2) Tembakan (Tembakan ke Gawang) 16(8)
16 Pelanggaran 7
1 Tendangan Sudut 6
3 Offside 1
26% Ball Possession 74%
5 Kartu Kuning 2
0 Kartu Merah 0
6 Penyelamatan 1