Scroll to Top

Evelyn Zainal Abidin: Pianis Termuda Indonesia 13 Tahun, Sukses Di Mancanegara

By angelberta / Published on Sunday, 29 Apr 2012

evelyn zainal abidin

Gadis 13 tahun bernama Evelyn Zainal Abidin telah berhasil mengharumkan nama Indonesia di Amerika Serikat.

Gadis yang dinobatkan oleh MURI sebagai pianis termuda dengan resital piano tunggal pada tahun 2009, kini tengah berhasil menorehkan karya sebagai orang Indonesia termuda pertama yang berprestasi dalam bidang pianis ini.

Gadis kelahiran 18 Maret 1999 ini baru saja menyabet gelar Juara I American Protege Piano and String Competition 2012 (kategori usia 11-14 tahun) di negeri Paman Sam itu. Karena prestasinya, Evelyn tampil di Winner’s Concert di Carnegie Hall, New York-Amerika Serikat pada 6 Maret 2012 lalu.

Di usianya yang masih muda, Evelyn lebih banyak menghabiskan waktu untuk berlatih piano. Gadis yang kini duduk di kelas 8 Ciputra International  School, Surabaya itu, mulai belajar piano pada usia 4 tahun di Rhapsody Music School. Evelyn pun lebih memilih musik klasik untuk ia dalami.

Pada tahun 2008, Evelyn langganan juara dari berbagai ajang musik internasional. Diantaranya yaitu Juara I ajang Malaysian Youth Music Festival kategori piano grade 7, Juara I kategori biola grade 3, dan meraih medali perak di ajang Singapore Performance.

“Sudah pilihan saya harus menghabiskan waktu bersama piano, padahal awalnya tidak yakin karena saingannya banyak dan berat,tapi berkat dukungan orangtua dan beberapa guru seperti Jaya Suprana, saya bisa lewati kompetisi itu,” ujar Evelyn seperti dilansir VIVAnews, Sabtu (28/04/2012).

Evelyn memulai resital solo pertamanya dengan memainkan piano dan biola di kapal layar Sea Safari Cruise pada 27 April 2009. Evelyn juga berhasil meraih medali emas dalam kategori piano dan medali perak dalam kategori biola, di ajang Singapore Performance tahun 2009. Kemudian pada Juli 2011, Evelyn meraih 7 penghargaan pada 7 kategori yang diikutinya pada ajang Sydney Eisteddfod Piano Competition.

Memang di Indonesia nama Evelyn Zainal Abidin kurang populer. Namun dirinya lebih dikenal dan populer di mancanegara seperti Amerika, Singapura, Belanda, dan Malaysia.

“Musik klasik mungkin penggemarnya sedikit di sini (Indonesia) tapi aku tetap akan memperkenalkan musik klasik kepada masyarakat Indonesia,” ujar Evelyn dengan penuh harapan.

Seperti yang diberitakan oleh Kompas bahwa selama belajar piano dan violin, Evelyn mengikuti masterclass dengan beberapa musisi terkenal antara lain Hans Scheepers (Holland), Albert Tiu (Phillipines), Phanoska (Malaysia), DR Johannes S Nugroho (Indonesia), DR Kue Pin Yao  (Indonesia), Jap Tjie Kin (Indonesia), Rubyanto (Holland), Prof DR Nicholas Ong (Malaysia),  Benjamin Law (Singapore),  Jaya Suprana (Indonesia), Ivon Maria (Indonesia), Lily Homer (USA), hingga Edward Pople (Australia).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda