Scroll to Top

Pepe Mel dan Michel, Jebolan Real Madrid Yang Berseteru di Liga Spanyol

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 01 May 2012
Pepe Mel
Pepe Mel

Derby Sevilla antara Sevilla vs Real Betis pertengahan pekan ini akan kembali mencuatkan nama Pepe Mel (pelatih Real Betis) dan Michel (pelatih Sevilla). Kedua pelatih ini adalah jebolan akademi Real Madrid yang harus berseteru di Liga Spanyol demi mengamankan posisi masing-masing tim. Sevilla tengah kehabisan daya menuju Eropa setelah dibekap Real Madrid, sedangkan Real Betis baru kehilangan angka dalam duel dramatis menghadapi Atletico Madrid 2-2.

Pepe Mel memang tidak pernah bermain untuk tim senior Real Madrid. Bergabung dengan klub Ibukota sejak tim junior (11 tahun), pelatih berusia 49 tahun ini hanya tampil untuk Real Madrid B atau lebih sering disebut Castilla. Berposisi sebagai penyerang, Pepe Mel hanya mencetak 15 gol dari 71 penampilan bersama Castilla sebelum hijrah ke klub-klub papan bawah sepanjang kariernya.

Michel
Michel

Sementara itu, Michel, jauh lebih beruntung daripada Pepe Mel. Meskipun lebih muda sebulan daripada pelatih Real Betis, Michel sukses menjadi tulang punggung Real Madrid dalam era Quinta del Buitre, ketika Los Blancos menguasai Liga Spanyol dengan lima pemain akademi mereka. Sebuah rekor prestisius dipegang pelatih yang dahulu bermain sebagai gelandang. Ia tercatat tak pernah bermain kurang dari 31 laga di Liga Spanyol dalam kurun waktu 9 tahun (sejak 1985 hingga 1994).

Pepe Mel Michel
Pepe Mel (kanan) Michel (kiri)

Pepe Mel dan Michel sendiri pernah bermain bersama di tim juvenil Real Madrid. Keduanya pernah mengalami takdir unik pula dengan klub kota Madrid yang lain, Rayo Vallecano.

Michel adalah manajer Rayo Vallecano pada musim 2005/2006. Ketika ia meninggalkan Campo de Vallecas, datanglah Pepe Mel sebagai penggantinya.

Kini Pepe Mel harus menyusun kekuatan penuh Real Betis. Klub Benito Villamarin memang tidak lagi membutuhkan kemenangan untuk bertahan di Liga Spanyol.

Poin 43 mereka tidak mungkin terkejar oleh peringkat 18 dan 19, Sporting Gijon dan Real Zaragoza yang sama-sama mendapatkan 34 poin.

Namun, menghadapi Sevilla yang dilatih oleh mantan kompatriotnya, tak mungkin Pepe Mel mengalah begitu saja. Bahkan meski kali ini, tim yang dibantu psikolog cantik Patricia Ramirez, harus melawat ke Ramon Sanchez-Pijzuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda