Scroll to Top

PSSI Tandingan: Kubu Djohar Arifin Husin Takut Kehilangan Posisi

By Aditya / Published on Wednesday, 02 May 2012

PSSI- KPSI

PSSI tandingan hasil KLB versi KPSI menyebut bahwa PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin takut kehilangan posisi jika Satgas Rekonsiliasi bentukan AFC bisa menguak apa yang sesungguhnya terjadi di persepakbolaan Indonesia. Oleh karena itu, PSSI kemudian menemui Menpora, Andi Mallarangeng, untuk menebar pencitraan di masyarakat.

”Itu karena mereka (PSSI) takut kehilangan posisi karena Satgas AFC mengetahui kondisi yang sebenarnya terjadi. Dengan menemui Menpora, mereka bertujuan memberikan pencitraan kepada masyarakat sepakbola,” sebut Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal PSSI Tandingan, Tigor Shalom Boboy, seperti dikutip dari BolaNet, Rabu (5/2).

Bahkan, Tigor Shalom Boboy menandaskan bahwa tindakan PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin yang melaporkan hasil pertemuan dengan Satgas Rekonsiliasi AFC di Malaysia kepada Menpora adalah perbuatan yang sia-sia dan tidak pantas untuk ditiru.

”Langkah-langkah tersebut merupakan cerminan yang membuktikan agar mengikuti keinginan mereka. Laporan kepada Menpora sangat tidak patut ditiru sebab hanya membuang tenaga. Pasalnya, Satgas AFC saja belum memutuskan apa-apa,” sergah Tigor Shalom Boboy.

Oleh karena itu, Tigor Shalom Boboy menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin mengikuti langkah PSSI Djohar Arifin Husin yang melapor ke Menpora. PSSI tandingan di bawah pimpinan La Nyalla Mattalitti akan menunggu keputusan dari Satgas Rekonsiliasi AFC mengenai pertemuan tersebut.

“Lebih baik, kami terus menjalankan roda organisasi seraya menunggu keputusan resmi Satgas AFC. Kami juga sabar menunggu pertemuan lanjutan yang direncanakan Satgas AFC,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda