Scroll to Top

Real Madrid Tim dengan Gelar Juara Terbanyak di Liga Elite Eropa

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 04 May 2012

Real Madrid

Keberhasilan Real Madrid memenangkan Liga Spanyol musim 2011/2012 tidak hanya menambah satu trofi di rak piala mereka. Tidak hanya memupuskan kerinduan empat tahun menjadi yang terbaik di kompetisi terbaik. Tetapi juga, membuat Los Blancos mencatatkan diri sebagai klub dengan gelar juara terbanyak di liga elite Eropa.

Pertengahan pekan ini, bersamaan dengan keberhasilan Los Blancos, di Belanda sana, Ajax Amsterdam sukses mempertahankan gelar juara Liga Belanda (Eredivisie). Ajax mencatatkan gelar ke-31 mereka. Artinya, andai Real Madrid gagal menyelesaikan musim ini dengan sempurna, mereka harus berbagi dengan De Amsterdammers sebagai klub terbanyak meraih gelar di liga elite Eropa (31 gelar).

Real Madrid 2

Sebenarnya ada Juventus yang berpotensi untuk “sedikit mengancam” eksistensi Ajax Amsterdam dan Real Madrid. Andai Bianconeri memenangi Serie-A musim ini, mereka akan mendapatkan gelar ke-30 di lapangan. Sayang, karena skandal pengaturan skor, koleksi gelar Juventus, secara resmi, dikurangi dua menjadi 28.

Liga Jerman memiliki penguasa bernama Bayern Muenchen. FC Holywood sudah mengoleksi 22 gelar juara Bundesliga. Namun, musim ini mereka tak bisa menambah trofi kompetisi domestik karena tim muda Borussia Dortmund sukses mempertahankan gelar.

Di Inggris, klub-klub masih berlomba untuk menembus belasan gelar juara liga domestik. Manchester United saat ini mendapatkan 19 gelar. Andai mampu menyabet peringkat pertama di klasemen akhir, Setan Merah baru mengoleksi 20 gelar juara; 13 di antaranya tercipta dalam 20 tahun terakhir ketika era Premier League.

Real Madrid 4

Sementara, di Liga Prancis (Ligue 1), persaingan lebih merata lagi. Saint-Ettiene dan Marseille yang menjadi peraih gelar terbanyak, baru mengoleksi 10 kali gelar juara. Pemuncak klasemen sementara musim ini, Montpellier, malah belum pernah merasakan gelar juara.

Kembali pada Real Madrid, gelar ke-32 ini menjadi kado tersendiri bagi ulang tahun ke-110 klub. Dengan biaya besar yang dituangkan Florentino Perez untuk membangun Los Galacticos Jilid II, kehadiran sosok Cristiano Ronaldo yang jumlah golnya lebih banyak daripada jumlah laga, serta kecerdasan strategi Jose Mourinho, Real Madrid mampu mengakhiri dominasi Barcelona era Pep Guardiola yang memenangi tiga edisi La Liga terakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda