Scroll to Top

Tips Redakan Marah Saat Konflik

By Ilham Choirul / Published on Saturday, 05 May 2012

marah

Ada kalanya hubungan persahabatan atau percintaan itu dilanda masalah. Akibatnya, muncul emosi marah berlebihan yang membuat sesak pikiran. Tidak jarang pula, emosi negatif ini menimbulkan rasa depresi. Kalau sudah begini, efeknya buruk untu kesehatan mental dan fisik.

Relaksasi diperlukan dalam kondisi ini. Tindakan untuk menenangkan diri harus segera dimulai agar masalah bisa diselesaikan dengan kepala dingin. Dikutip dari MSN,ada  beberapa cara menenangkan hati yang bisa dilakukan.

  • Diam. Orang yang dalam keadaan marah biasanya mudah untuk mengeluarkan kata-kata yang tidak dipikirkan efek ke depannya. Ngelantur ucapannya. Dengan diam, akan menjaga diri bisa menghindari ucapan yang tidak perlu. Anda bisa mengungkapkan kekecewaan setelah emosi mereda.
  • Menghindari curhat di jejaring sosial. Sebagian orang memakai jejaring sosial untuk mengutarakan emosinya. Facebook, Twitter, dan lainnya dijadikan alat untuk mengosongkan kemarahan di dada. Tunggu dulu, ini bukan tindakan bijak. Anda malah akan membuka aib diri sendiri, dan mungkin, aib orang lain yang Ada omelkan. Teman Anda lainnya yang membaca status jadi ikut tahu masalah Anda. Tidak semua masalah harus diobral. Kalau ingin curhat, cukup empat mata degan seseorang yang sangat Anda percaya bisa menjaga rahasia sekaligus memberi solusi
  • Meninggalkan tempat konflik. Daripada mengumbar olokan bersama orang sedang berdebat dengan Anda, lebih baik tinggalkan tempat yang menjadi biang masalah itu. Biasanya kalau omel-omelan tetap berlangsung, hanya jadi ajang “debat kusir”. Jadi menyingkirlah dn berikan waktu bagi Anda dan dia untuk meredakan emosi. Setelah itu, silakan bertemu kembali dan bahas baik-baik solusi yang diinginkan sebagai jalan keluar masalah.
  • Mengatur nafas. Mengambil nafas panjang bisa meredakan emosi. Lakukan pernafasan seperti sedang meditasi. Ambil nafas panjang dan keluarkan perlahan. Oksigen yang Anda hirup akan menyegarkan pikiran.
  • Menyepi. Kadang suasana hening jika dipakai untuk merenung akan mampu menyejukkan hati. Apalagi, saat menyepi, Anda menggunakan waktu itu untuk curhat kepada Ilahi. Rasanya akan semakin nyaman dan Anda bakal punya semangat baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda