Scroll to Top

Menkominfo: Twitter Tidak akan Disensor di Indonesia

By Ibnu Azis / Published on Tuesday, 08 May 2012

Tifatul Sembiring

Bulan Januari silam, pengguna Twitter sempat cemas tatkala microblogging tersebut akan menerapkan sensor di setiap tweet yang dikicaukan di linimasa. Tak terkecuali tweeps Indonesia. Namun Menkominfo Tifatul Sembiring memastikan sensor tersebut tidak terjadi di tanah air.

Dick Costolo, CEO Twitter sempat mengatakan, jika sensor ini sesuai dengan ketentuan dan payung ‘hukum yang berlaku’. ‘Hukum yang berlaku’ menurut CEO berkepala plontos ini adalah hukum yang diberlakukan di negara yang bersangkutan.

“Perusahaan ini, seperti semua orang lain, diwajibkan untuk mengikuti hukum lokal di negara di dimana ia aktif,” terang Dick Costolo.

Linimasa saat itu sempat was-was. Jangan-jangan pemerintah lewat Menkominfo akan memerlakukan sensor serupa yang dilakukan seperti di negara tetangga. Kala itu Thailand adalah salah satu negara yang mendukung sensor Twitter.

Tweeps tanah air bisa bernafas lega. Menkominfo lewat Tifatul Sembiring tidak berniat untuk melakukan pembatasan dan penyensoran Twitter. Dan pemerintah tidak memiliki rencana untuk kebijakan tersebut.

“Twitter menawarkan, jika ada yang mau dibatasi, katakan saja. Karena dia (Twitter) tidak mau ditutup di sini,” ungkap Tifatul Sembiring seperti dikuitp dari siaran press VivaNews, Selasa (08/05/12).

Ia menambahkan jika pemerintah dan Menkominfo belum memiliki rencana dan tidak berniat untuk melakukan pembatasan atau penyensoran. Untuk saat sakarang jejaring sosial Indonesia masih aman. Lantas kapankah pembatasan dan penyensoran tersebut akan diberlakukan?

“Belum ada request untuk itu, kecuali jika kasus kejahatan makin merebak,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda