Scroll to Top

Dell Siapkan Ultrabook Berbasis Ubuntu Linux

By Ditya / Published on Wednesday, 09 May 2012

Dell XPS 13

Setelah meluncurkan XPS 13 sebagai Ultrabook pertamanya, Dell kini meluncurkan proyek percobaan yang disebut Sputnik untuk memproduksi laptop Linux sesuai kebutuhan developer atau pengembang perangkat lunak.

Setelah 6 bulan eksplorasi, tahap pertama yang akan dilakukan Dell adalah memasangkan produk XPS 13 dengan sistem operasi Ubuntu 12.04.

Dell XPS 13 sendiri memiliki spesifikasi yang cukup garang, versi standar dilengkapi layar 13,3 inci dengan resolusi 1366 x 768 pixel, ditenagai oleh prosesor Intel Core i5-2467M, grafis Intel HD Graphics 3000, 4GB RAM dan dilengkapi solid-state drive (SSD) dengan kapasitas 128GB

Seperti yang dikutip dari ArsTechnica, Dell pertama kali memperkenalkan Ubuntu pada produk komputer desktop dan laptopnya pada tahun 2007 dan mendukung kampanye open source.

Dell juga sebelumnya bereksperimen dengan menawarkan netbook Dell Mini 10v dengan Ubuntu Moblin Remix yang belum selesai pengembangannya, sehingga menyebabkan beberapa fitur penting seperti touchpad tidak bekerja.

Analis mengatakan kegagalan Dell dengan OS Ubuntu Linux disebabkan Dell yang tidak fokus terhadap kompatibilitas hardware dengan Linux sehingga menyebabkan sistem operasi Ubuntu Linux ini berjalan tidak optimal.

Dell jelas harus belajar dari kesalahan masa lalau untuk mendukung proyek sputnik-nya serta fokus pada kompatibilitas hardware dan membuat sistem operasi Ubuntu ini benar-benar menarik pembeli.

Melalui postingnya di blog, Dell tampaknya mulai berjalan ke arah yang benar dengan mengoptimalkan sumber daya perangkat keras agar sistem operasi Ubuntu dapat berjalan optimal.

Dell juga harus mendorong produsen dan pemasok perangkat keras agar membuka kode driver untuk perangkat kerasnya dan menggabungkannya dengan kernel Linux agar kompatibel.

Saat ini Dell memulainya melalui platform Ultrabook sebagai titik awal pengembangan komputer berbasis Linux.

Dell melihat proyek Sputnik memiliki potensi besar, dan jika Dell ingin sistem operasi Linux sukses, perusahaan harus mulai menciptakan ekosistem konten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda