Scroll to Top

Cara Duduk Ergonomis

By Ilham Choirul / Published on Thursday, 10 May 2012

duduk

Beberapa studi menyatakan duduk kelamaan bisa mengakibat permasalahan otot, emboli paru, bahkan kematian mendadak. Oleh karena itu, disarankan untuk duduk secara ergonomis dan mengambil waktu jeda untuk peregangan jika situasi mengharuskan Anda duduk lama.  Duduk ergonomis artinya, posisi duduk memperhatikan postur tubuh yang benar.

Risiko yang paling sering dialami saat duduk asal-asalan adalah rasa nyeri di punggung dan keluhan otot lainnya. Otot terasa kaku sehingga sulit digerakkan dengan bebas. Duduk ergonomis sebenarnya mudah untuk dilakukan kalau Anda mau melakukannya.

Drew DeMann, dokter spesialis tulang di New York, memberikan tips duduk yang benar sebagai berikut:

  • Sejajarkan bagian bahu, pinggung telinga, dagu, dan kepala belakang. Seolah-olah, semua berada dalam posisi satu garis lurus.
  • Saat menerima panggilan telepon yang mengharuskan bicara lama, sebaiknya memakai headset dan tidak menjepit telepon di bahu.
  • Sebisa mungkin saat bekerja sambil duduk, lipatan siku tangan berada pada sudut 90 derajat. Atau, usahan mendekati sudut ini.
  • Pilihlah kursi yang sesuai tingginya dengan tinggi pinggul sewaktu duduk. Usahakan tercapai sudut 90 derajat antara pinggul dan paha, serta tapakkan alas kaki dengan lurus pada lantai. Pastikan alas kursi dan sandaran mampu menyangga tulang belakang.
  • Kalau bekerja dengan komputer, sesuaikan jarak mata dengan monitor kira-kira 18-24 meter. Terlalu lama memandang layar monitor bisa juga membuat otot leher, bahu, dan punggung kaku. Lakukan relaksasi di sela bekerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda