Scroll to Top

Lima Klub Kejutan Liga Spanyol Musim 2011/2012

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 18 May 2012

Real Zaragoza

Levante, Malaga, Granada, Rayo Vallecano, dan Real Zaragoza layak disebut sebagai lima klub kejutan di Liga Spanyol musim 2011/2012.

La Liga musim ini memang sudah berakhir. Namun, cerita demi cerita tentang perjuangan 18 klub Liga Spanyol untuk mengejar ketertinggalan dari Barcelona dan Real Madrid, masih terus dibicarakan. Di antara dominasi dua klub elite Spanyol tersebut, ada lima klub yang prestasinya musim ini layak diacungi empat jempol.

1. Levante

Levante

Apa yang bisa diharapkan dari sebuah klub miskin yang mendapatkan kebanyakan pemain dari free transfer? Doa apa pula yang nyaris selalu dirapal oleh pendukung Levante di Ciutat de Valencia? Kemungkinan, hanya agar tim mereka lepas dari degradasi. Namun, ini adalah cerita musim-musim sebelumnya. Musim ini, Levante dengan segala keterbatasannya, mampu menembus peringkat enam.

Sempat menguasai klasemen —-pertama kali dalam sejarah klub ini—, Levante pernah berjuang begitu kuat untuk menembus Liga Champions. Meski akhirnya cuma berangkat ke Europa League, prestasi klub Valencia layak dipuji. Satu yang tak boleh dilupakan, Levante adalah satu dari dua klub yang mampu menekuk Real Madrid.

2. Malaga

Malaga vs valencia

Klub kaya baru, memasuki musim kedua dalam bak mandi berisi uang Syeikh Al-Thani. Bermodalkan para pemain berpengalaman, kalau tak bisa dibilang uzur, Malaga sukses merebut tiket Liga Champions.

Kita mungkin akan sinis berkata, apa yang tidak bisa dilakukan oleh sebuah tim yang dibesut oleh Manuel Pellegrini dan memiliki gelandang-gelandang kreatif seperti Santi Cazorla dan Isco? Namun, di tengah kemandulan para penyerang seperti Ruud Van Nistelrooy dan Salomon Rondon, peringkat empat adalah prestasi tersendiri bagi klub yang dua tahun lalu nangkring di peringkat 17.

3. Granada

Granada

Sebuah klub yang promosi setelah 35 tahun, tidak memiliki penyerang yang tajam, dan bergantung pada ketajaman seorang bek bernama Guilherme Siqueira. Granada lolos dari degradasi saja sudah merupakan catatan khusus. Mereka pernah merasakan beratnya menjadi tim termandul di perjalanan awal Liga Spanyol. Namun, akhirnya Granada sukses bertahan dengan hanya mencetak 35 gol.

4. Rayo Vallecano

Rayo Vallecano vs Barcelona 3

Klub kota Madrid yang terkenal dengan pendukung fanatiknya, plus terkenal dengan kemiskinannya. Berjarak begitu dekat dengan markas Real Madrid, Rayo memiliki nasib yang berkebalikan. Musim ini, perjuangan mereka bertahan di Primera Division layak diapresiasi.

Rayo adalah satu-satunya tim di rentang peringkat 7 hingga 20, yang mampu membobol gawang lawan 53 kali. Pahlawan mereka tentu Michu, Miguel Perez Cuesta, gelandang yang mampu mencetak 15 gol. Tak lupa, Raul Tamudo yang menyelamatkan klub di menit 90 di pekan terakhir.

5. Real Zaragoza

Real Zaragoza vs Athletic Bilbao 2-0

Klub ini pernah begitu sukar mencari kemenangan. Berbulan-bulan berada di peringkat terbawah, Zaragoza seolah bertanding untuk seri dan kalah. Namun, keajaiban datang di detik-detik terakhir Liga Spanyol. Tiga kemenangan dari 4 laga sisa sukses membuat Zaragoza menjungkirkan semua ramalan. Mereka bertahan dalam drama 45 menit terakhir di jornada 38.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda