Scroll to Top

Komentar Pemain Chelsea Atas Keberhasilan Menekuk Bayern Munich

By Fitra Firdaus / Published on Sunday, 20 May 2012

Chelsea Juara Liga Champion 2

Didier Drogba, Ashley Cole, Frank Lampard, John Terry, dan Ashley Cole, urun komentar atas keberhasilan Chelsea meraih gelar juara Liga Champion.

Bermain di kandang lawan, terkena hukuman penalti di babak perpanjangan waktu, dan sang algojo pertama dalam adu penalti, Juan Mata, gagal menyarangkan bola. Tidak ada yang berani memastikan ‘Si Telinga Lebar’ akan diarak para pemain Chelsea sebelum Didier Drogba dengan dingin menjadi eksekutor kelima The Blues.

Semangat pantang menyerah, kedisiplinan lini belakang, dan konsentrasi penuh sepanjang laga yang berjalan lebih dari 120 menit, adalah kunci gelar Liga Champions pertama untuk The Blues. Lalu, apa komentar para pemain pilar, mereka yang mewakili generasi emas Chelsea?

Didier-Drogba

Didier Drogba, sang pencetak gol penyama kedudukan dan algojo penalti, berkata, “Kami pantang menyerah hingga  titik penghabisan. Kami sudah melakukan kerja ini dari tahun ke tahun. Jelas ada semangat baja di klub ini. Bahkan, andai mereka (Bayern Muenchen) unggul berkat penalti di babak perpanjangan waktu (oleh Arjen Robben yang diselamatkan Petr Cech), Juan Mata yakin kami akan mampu mencari gol penyeimbang. Dan kami, percaya akan hal itu.”

Ashley Cole

Sementara itu, Ashley Cole sang bek kiri, tak mau kalah berpendepat. Katanya, “Kami mungkin saja kalah dengan banyaknya peluang yang diciptakan Bayern Muenchen. Namun, semangat ini sudah lahir jauh-jauh hari. Setelah kalah dari Napoli (3-1 di babak 16 besar), kami berkeyakinan, jika kami berhasil memukul mereka di kandang (di leg kedua), lantas mendapat keberuntungan, kami pasti bisa memenangi turnamen ini.”

Faktanya memang demikian. Kala itu, Chelsea begitu diremehkan saat menjamu Napoli. Namun, 4 gol –1 oleh Branislav Ivanovic di babak perpanjangan waktu— mengubur harapan Napoli, dan membuka jalan bagi The Blues untuk menyikat Benfica, Barcelona, dan terakhir Bayern Muenchen.

Chelsea Juara Liga Champion

Sementara, kapten Chelsea, John Terry yang tak bisa memimpin tim di lapangan setelah insidennya terhadap Alexis Sanchez di leg kedua semifinal, memuji kerja Roberto Di Matteo, sang caretaker sementara. “(Gelar) ini begitu diinginkan kami dan pemilik klub (Roman Abramovich). Robbie (panggilan kesayangan Roberto Di Matteo) sungguh luar biasa. Kami menjuarai Piala FA dan Liga Champions. Final ini adalah partai hidup-mati. Kami harus menjuarai kompetisi ini, atau tak bisa tampil lagi di Liga Champions musim depan. Hal ini cukup membakar motivasi kami.”

Pujian untuk Roberto Di Matteo sendiri, bisa jadi akan menjadi sinyal agar sang mantan gelandang Chelsea di era Ruud Gullit dan Gianluca Vialli, tetap bertahan. Bukan rahasia lagi kalau Terry memiliki koneksi kuat dengan King Roman. Apa pun yang dibisikkan oleh Terry, nyaris selalu dikabulkan oleh miliuner Rusia.

Chelsea Juara Liga Champion 3

Frank Lampard, yang dini hari tadi menjadi kapten menggantikan Terry, bersuara pula, “Roberto Di Matteo adalah sosok yang kami inginkan, ia begitu brilian. Kami tak bisa meminta hal lebih lagi karena inilah yang terbaik yang bisa dilakukannya.”

Petr Cech

Sementara itu, Petr Cech sudah memprediksikan kesuksesan timnya dalam adu penalti. Katanya, “Ada enam penalti yang dilepaskan pemain Bayern Muenchen (termasuk di babak perpanjangan waktu). Saya selalu berhasil menebak dengan tepat, dan menepis tiga di antaranya. Saya sudah mempersiapkan hal ini dengan baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda