Scroll to Top

Wah, Benda Mirip Mutiara Keluar Dari Mata Tina

By C Novita / Published on Saturday, 26 May 2012

Tina keluarkan mutiara

Mata Tina Gustini sekilas tidak nampak berbeda dari mata manusia lain. Namun, saat beberapa benda keras menyerupai mutiara keluar dari mata remaja 19 tahun itu, semua orang nampak terkejut melihatnya.

Remaja putri warga Desa Cisalak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang itu membuat warga setempat geger karena keluarnya sejenis mutiara yang mirip dengan perhiasan dari matanya.

Tina berkata bahwa matanya mulai mengeluarkan benda keras itu sejak Selasa (22/3/2012), walau ia tak merasa kesakitan.

Kedua orangtuanya telah membawa Tina ke rumahsakit, dan butiran benda mirip mutiara itu telah diperiksa laboratorium.

Fenomena benda keras yang keluar dari mata telah beberapa kali terjadi di dunia. Namun hingga kini dunia medis masih belum mampu menjelaskan tentang fakta aneh tersebut.

Dikutip dari situs Lembaga.us Tina mengaku hanya merasa panas.

“Telapak tangan dan kaki panas sehingga harus disiram air,” terangnya menjelaskan rasa yang ia alami saat benda itu keluar.

Ia juga tidak harus menangis jika hendak mengeluarkan mutiara itu.

“Untuk keluar air mata itu tidak harus menangis, tapi tiba-tiba saja mata perih seperti ada benda yang masuk ke mata. Kemudian ada air yang keluar di sudut luar dan menjadi keras,” ujarnya seperti dikutip dari sumber yang sama.

Sudah lebih dari 80 buah benda mirip mutiara itu keluar dari mata Tina. Sempat diduga bahwa benda-benda keras yang muncul dari mata merupakan air mata yang membeku.

Namun untuk lebih jelasnya lagi, keterangan pihak medis masih ditunggu oleh pihak keluarga dan masyarakat. Jika Tuhan berkehendak, semua memang bisa saja terjadi.

 

Sumber Lembaga.us

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda