Scroll to Top

Terapi Psikologis dan Suara Laut Ringankan Derita Penderita Tinnitus

By Ilham Choirul / Published on Saturday, 26 May 2012

tinnitus

Sebagian orang mengalami tinnitus, atau telinga berdenging, yang kadang belum ditemukan penyebabnya hingga lama. Mereka ada yang menurun kalitas hidupnya akibat tidak bisa menerima kehadiran suara di telinga atau mungkin di kepala. Mereka yang baru saja mendapatkan tinnitus, bisa seharian  mengurung diri karena suara ini ibarat siksaan.

Untuk kasus tinnitus yang tanpa diketahui sebabnya, biasanya dilakukan terapi psikologis. Dan, studi yang terbaru mengatakan, terapi ini bisa makin efektif dengan mendengarkan suara laut yang tenang.

Tinnitus diduga kuat berasal dari sel-sel saraf yang bekerja berlebihan di area pendengaran. Saraf ini langsung berhubungan dengan otak. Tidak ada obat paling efektif untuk tinnitus karena masalah saraf ini. Untuk meringankan rasa terganggu akibat tinnitus, kerap dipakai teknik menyamarkan suara dengan memperdengarkan suara lain yang punya frekuensi sama dengan dengingan di kepala. Tujuannya, agar penderita tinnitus secara perlahan bisa menerima kehadiran “benda asing” di telinganya itu.

Dan, penggabungan antara terapi psikologis dan penyamaran dengan suara laut ini efektif untuk makin meningkatkan kualitas penderita tinnitus. Peneliti Belanda coba menerapkannya kedua terapi pada 492 pasien tinnitus. Hasilnya, mereka mampu melawan pikiran negatif dan ketakutan terhadap kehadiran tinnitus. Pasien melakukan terapi selama satu tahun. Studi dimuat pada jurnal medis The Lancet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda